Blogroll

Rabu, 09 Mei 2012

LAPORAN PEMBUKTIAN GERBANG LOGIKA





A.   Pendahuluan
Gerbang NAND adalah pengembangan dari gerbang AND. Gerbang ini sebenarnya adalah gerbang ANDyang pada outputnya dipasang gerbang NOT. Gerbang yang paling sering digunakan untuk membentuk rangkaian kombinasi adalah gerbang NAND dan NOR, dibanding dengan AND dan OR. Dari sisi aplikasi perangkat luar, gerbang NAND dan NOR lebih umum sehingga gerbang-gerbang tersebut dikenal sebagai gerbang yang “universal”. Gerbang-gerbang NOT, AND dan OR dapat di-substitusi ke dalam bentuk NAND saja.

Gerbang NAND mempunyai dua atau lebih sinyal input serta sebuah sinyal keluaran. Keluaran NAND gate bernilai 1, apabila satu atau lebih dari sinyal input bernilai 0, dan keluaran NAND gate akan bernilai 0 apabila semua sinyal inputnya berada pada nilai 1.

·         Berikut tabel kebenarannya.
A
B
Y
0
0
1
0
1
1
1
0
1
1
1
0
        
Contoh Gambar Gerbang NAND
Description: D:\NAND.JPG       Description: D:\6.JPG

       

              Gerbang NAND hampir sama seperti gerbang AND. Di symbol yang pertama, bertambah bulatan di awal garis outputnya, bulatan tersebut untuk mewakili gerbang NOT, sehingga hasil dari gerbang AND dibalik nilainya oleh gerbang NOT tersebut. Sedangkan pada symbol ke2 gerbang NOT dipisah dari gerbang AND.
Untuk mendapatkan persamaan dengan menggunakan NANDsaja, maka persamaan asal harus dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga hasil akhir yang didapatkan adalah persamaan dengan NANDsaja. Gerbang NAND sangat banyak di pakai dalam computer modern dan mengeti pemakaiannya sangat berharga bagi kita, untuk merancang jaringan gerbang NAND ke NAND, gunakan prosedur tabel kombinasi untuk ungkapan jumlah hasil kali.
Dalam perancangan logika, gerbang logika siskrit tidak selalu digunakan tetapi biasanya beisi banyak gerbang, karena itu, biasanya lebih disukai untuk memanfaatkan satu jenis gerbang, dan bukan campuran beberapa gerbang untuk alasan ini konversi gerbang digunakan untuk menyatukan suatu fungsi gerbang tertentu dengan cara mengombinasikan beberapa gerbang yang bertipe sama, suatu misal implementasi gerbang NAND ke dalam gerbang NO, gerbang AND dan gerbang OR (Kf Ibrahim, “Tehnik Digital”).
Pertimbangan lain nya dalam impelemtasi fungis booleberkaitan dengan jenis gate yang digunakan, seringkali di rasakan perlu nya untuk mengimplimentasikan fungsi boole dengan hanya menggunakan gate-gate NAND saja, walaupun mungkin tidak merupakan implementasi gate minimum, teknik tersebut memiliki keuntungan dan keteraturan yang dapat menyederhanakan proses pembuatan nya di pabrik. (wiliam steling).

Gambar IC 7400
Description: D:\7400.PNG

Untuk mengetahui jenis IC NAND yang bertipe 7400, dapat dilihat dari nomor seri IC tersebut, misalnya untuk IC NAND di atas bernomor SN74LS00N.
IC NAND di atas sama seperti IC NAND yang memiliki 4 gerbang yang di mana tiap gerbangnya memiliki 3 kaki. Contohnya gerbang nomor 1 memiliki kaki 1, 2, dan 3, kaki 1 dan 2 merupakan kaki input, dan kaki 3 adalah outputnya.
Kaki-kaki tersebut tidak bisa dihubungkan dengan kaki dari gerbang lain. Misalnya kaki 1 dihubungkan dengan kaki 12 dan kaki outputnya adalah kaki 8, rangkaian tidak akan menunjukan output yang benar, karena itu gunakanlah 1 gerbang saja.


B. Alat dan Bahan
1. Power Supply 1 buah
2. Whiteboard 1 buah
3. Jumper Cable secukupnya
4. IC 74LS00 1 buah
5. LED 1 buah


B.   Tujuan
1. Membuktikan tabel kebenaran dari setiap gerbang logika.
2. Dapat membuat table kebenaran Gerbang NAND.
3.   Mengenali dan memperagakan gerbang NAND dan membuktikan fungsi logicnya.

D. Langkah-langkah pembuatan Gerbang NAND
1. Pasangkan IC 7400 pada whiteboard dan hubungkan pin 14 pada tegangan 5 volt,
dan pin 7 pada ground.
2. Hubungkan pin-pin 1, 2, 4, 5, 9, 10, 12, dan 13,  berturut-turut pada sinyal masukan
dari kiri ke kanan. Pin-pin tersebut merupakan sinyal masukan A1, B1, A2, B2, A3,
B3, A4, dan B4. Pasanglah semua sinyal masukan pada kondisi ‘0’.
3. Hubungkan pin-pin 3, 6, 8, dan 11 pada peraga LED dari kiri ke kanan. Masingmasing LED keluaran mewakili secara terurut F1, F2, F3, dan F4.
4. Jika rangkaian sudah benar, hidupkan catu daya.
5. Ubahlah sinyal masukan sesuai dengan Tabel 1.1 dan tuliskan sinyal keluarannya
(F1, F2, F3, dan F4). Jika LED peraga menyala tuliskan ‘1’ dan jika mati tuliskan ‘0’.
A1
B1
F1
0
0

0
1

1
0

1
1

A2
B2

0
0

0
1

1
0

1
1

A4
B4
F4
0
0

0
1

1
0

1
1


A3
B3
F3
0
0

0
1

1
0

1
1


6. Jika percobaan telah selesai, matikan catu daya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar